Kamis, 03 April 2014

Model Kit, Mainan Atau Hobby?

     Ini adalah curhatan pribadi seorang pecinta model kit yang selalu di pandang sebelah mata oleh orang-orang sekitar. Entah mengapa model kit yang entah berbentuk robot, kendaraan perang, atau mobil masih saja dianggap sebagai mainan anak-anak oleh kebanyakan orang. Padahal sebenarnya penikmat model kit sendiri bukanlah dari kalangan anak-anak.

     Menurut Pengalaman penulis pribadi, penikmat modelkit biasanya berumur 18 tahun keatas. Apakah pada umur seperti itu masih bisa di bilang mainan anak-anak? Penulis beranggapan bahwa orang-orang yang bilang bahwa model kit adalah mainan anak-anak adalah orang tua yang berpikiran kolot yang menyamakan semua hal menjadi satu golongan tertentu, padahal hal yang digolongkannya itu berbeda. Bila dilihat dari harga yang cukup mahal, maka model kit bukanlah mainan untuk anak-anak. harga yang paling murah dari model kit sekitar 50.000 rupiah, dan yang paling mahal bisa mencapai jutaan rupiah. Apakah itu masih bisa di sebut mainan anak-anak? Model kit itu barang koleksi, bukan mainan. Modeler (yang merakit) juga tidak merakit model kit begitu saja, terkada modeler harus mengecat model kit, mengamplas bagian-bagian model kit, bahkan merombak total bagian-bagian dari model kit yang bahkan tidak mungkin bisa dilakukan sebagian besar anak-anak.

     Belum lagi modeler membuat diorama untuk melengkapi penampilan dari model kit yang biasanya dibuat secara manual dengan menggunakan imajinasi dan kreatifitas. Memang sulit hidup di negara yang masih berpikiran kolot, yang hanya memandang sesuatu dengan sebelah mata. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar