Apakah menonton anime itu adalah sebuah dosa? sampai orang tua dan teman terkadang menilai bahwa anime itu adalah tontonan anak-anak. Padalah anime saat ini bukan lagi tontonan untuk anak-anak, melainkan tontonan untuk remaja sampai dewasa. Karena kebanyakan anime sekarang lebih banyak bergenre pertarungan, romance, dan comedy yang bukan untuk konsumsi anak-anak.
Tapi memang karena pikiran kolot orang indonesia yang hanya bisa menilai sesuatu dengan negatif, jadi para pecinta anime hanya bisa menjadi minoritas yang di kucilkan. Terkadang hal itu membuat sakit hati namun tidak bisa di ungkapkan. Semua itu kembali ke persepsi setiap individu, dan yang minoritas akan tersingkir.
Jadi apalah daya seorang minoritas yang selalu di pandang sebelah mata. Yang bisa dilakukan hanyalah menerima semua omongan negatif orang-orang.
Jadi apalah daya seorang minoritas yang selalu di pandang sebelah mata. Yang bisa dilakukan hanyalah menerima semua omongan negatif orang-orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar