Senin, 07 Mei 2012

Kuis 3

Materi Perilaku Konsumen

Soal :
1.Apa yang dimaksud dengan perilaku konsumen ?
2.Mengapa perilaku konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industry ?
3.Jelaskan pendekatan yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen ?
4.Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen ?
5.Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen ?

Jawaban:
1. Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

2. Karena Untuk Mendesain bauran pemasaran kemudian Mensegmen pasar bisnis terus Memposisikan dan mendeferensiasikan produk lalu Melaksanakan analisis lingkungan serta Mengembangkan studi riset pasar.

3. Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen:
a.Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif.Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya.

b.Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen.

c.Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika.Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba modelmatematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia.

4. a. Faktor Sosial : Grup,Pengaruh Keluarga,Peran dan Status.
b. Faktor Personal : Situasi Ekonomi,Gaya Hidup,Kepribadian dan Konsep Diri,Umur dan Siklus Hidup,Pekerjaan.
c. Faktor Psikologi : Motivasi,Persepsi,Pembelajaran,Beliefs and Attitude.
d. Faktor Kebudayaan : Subkultur dan Kelas Sosial.

5. Sebaiknya konsumen tidak mudah terpengaruh atas keinginan sesaat, telitilah sebelum membeli, apakah barang yang akan kita beli itu termasuk kebutuhan atau hanya keinginan dan apakah dapat bermanfaat untuk kita. Selain itu kurangi pembelian barang yang kurang perlu untuk mengurangi pengeluaran dan mencegah kita menjadi konsumen yang konsumtif.

Kuis 2

Materi Permintaan dan Penawaran

Soal :
1.Jelaskan definisi dari permintaan dan penawaran ?
2.Jelaskan hukum dari permintaan dan penawaran ?
3.Jelaskan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi hukum permintaan dan penawaran ?
4.Faktor apa saja yang dapat menggeser hukum permintaan dan penawaran ? jelaskan !
5.Buatlah ilustrasi penentuan harga keseimbangan dalam hukum permintaan dan penawaran ? (kasus buat sendiri )

Jawaban :
1.Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

2.Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Hukum Permintaan berbunyi:
“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”
Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).
 
Hukum Penawaran berbunyi:
“Semakin tingi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditawarkan.”
Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).

3. A. Faktor-faktor yang mempengaruhi Permintaan:
a.Harga barang itu sendiri
b.Harga barang lain yang terkait
c.Tingkat pendapatan
d.Selera atau kebiasaan
e.Jumlah penduduk
f.Perkiraan harga di masa depan


B.Faktor-faktor yang mempengaruhi Penawaran:
a.Harga barang itu sendiri
b.Harga barang yang terkait
c.Harga factor produksi
d.Biaya produksi
e.Teknologi produksi
f.Jumlah pedagang
g.Kebijakan pemerintah

4.a.Faktor yang menggeser Hukum Permintaan,yaitu perubahan harga barang itu sendiri dan perubahan factor ceteris paribus.
b.Faktor yang menggeser Hukum Penawaran adalah ceteris paribus seperti perubahan teknik produksi,harga barang yang terkait,biaya produksi dan harga input.

5. Akibat dari adanya hukum permintaan tersebut kurva permintaan menjadi miring dari kiri atas ke kanan bawah, sehingga kurva permintaan dikatakan mempunyai kemiringan negatif, karena variable – variable yang bekerja dalam pemintaan bekerjanya berlawanan arah. Kurva permintaan tidak mungkin menyentuh sumbu P karena berapapun harganya pasti ada konsumen yang bersedia untuk membeli barang yang dihasilkan. Berikut contoh permintaan, Ada seseorang yang ingin membeli buah jeruk, berikut tabel harga jeruk beserta permintaan jeruknya :

  
Dari tabel di atas bisa dibuat grafik. Kurva permintaan ini memiliki kemiringan (slope) negatif atau bergerak dari kiri atas ke kanan bawah. Artinya apabila harga jeruk turun, jumlah barang yang diminta bertambah atau sebaliknya (ceteris paribus). Berikut adalah kurva permintaan Buah Jeruk :


Kurva penawaran mempunyai kemiringan positif artinya variable – variabelnya bekerja dalam arah yang sama. Kurva penawaran miring dari kiri bawah ke kanan atas. Untuk membuat kurva penawaran kita gunakan tabel yang ada sebelumnya. Dibawah ini adalah kurva penawaran yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Kurva penawaran mempunyai slope positif, artinya jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga barang. Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan.


 



Kuis 1

Materi Ruang Lingkup Ekonomi
1.Jelaskan tentang definsi dari ekonomi dan perekonomian (Minimal 3 definisi ) ?
2.Apa saja yang menjadi masalah pokok dalam ekonomi ?jelaskan !
3.Bagaimana masalah pokok ekonomi dapat mempengaruhi mekanisme harga ?
4.Apa yang dimaksud dengan sistem perekonomian ?
5.Jelakan sistem ekonomi yang berkembang saat ini ?

Jawaban :
1.Menurut # ADAM SMITH
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.

Menurut # MILL J. S
Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan.

Menurut # HERMAWAN KARTAJAYA
Ekonomi ialah platform dimana sektor industri melekat diatasnya.

Menurut # PAUL A. SAMUELSON
Ekonomi ialah cara-cara yang dilakukan oleh manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan.

2.Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia dihadapkan pada berbagai masalah. Hal ini dimungkinkan karena jumlah dan macam kebutuhan manusia tidak terbatas. Masalah pokok ekonomi yang dihadapi manusia dibedakan menjadi dua macam, yaitu masalah bagi produsen dan konsumen.
Masalah ekonomi bagi Produsen
Berikut masalah ekonomi yang harus dihadapi oleh produsen:
a. Barang apa yang harus diproduksi (what)
b. Bagaimana barang tersebut diproduksi (why)
c. Untuk siapa barang tersebut diproduksi (what for)
Masalah ekonomi bagi Konsumen
Masalah pokok yang dihadapi konsumen adalah terbatasya alat pemuas, padahal kebutuhan manusia tidak terbatas. Agar konsumen dapat memenuhi berbagai kebutuhannya maka konsumen akan menyusun skala prioritas. Adapun hal-hal yang mempengaruhi skala prioritas adalah tingkat pendapatan, kedudukan seseorang, dan faktor lingkungan.

3.a. Adanya Distribusi pendapatan, tidak selamanya mekanisme harga memecahkan masalah secara adil.
b. Adanya Ketidaksempurnaan pasar, kekuatan ekonomi yang terlalu berbeda di pasar akan menyebabkan mekanisme harga yang terjadi tidak mencerminkan prioritas masyarakat secara wajar
c. Adanya Barang-barang kolektif, barang-barang tertentu yang hanya bisa disediakan secara kolektif masyarakat, maka harga barang tersebut tidak ada, kalaupun ada tidak mencerminkan kebutuhan masyarakat yang sebenarnya
d. Adanya Eksternalitas, mekanisme harga tidak bisa memperhitungkan masalah-masalah sosial yang timbul sebagai akibat dari kegiatan ekonomi.
e. Adanya Pengelolaan perekonomian secara makro, mekanisme harga tidak bisa menstabilkan gejolak naik dan turunnya kegiatan ekonomi secara nasional.

4.Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut.

5.Sistem ekonomi yang berkembang saat ini dikenal dengan Sistem Ekonomi Modern Tokohnya John Maynard Keynes (1935). Pemikiran ini muncul sebagai alternative atas kelemahan system ekonomi klasik tersebut diatas.Sistem ini yaitu campuran antara Sistem Liberal dan Sistem Sosialis.

Senin, 09 Januari 2012

Sistem Berkas

PENDAHULUAN 

         Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sedangkan sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file.

ISI MATERI

Pengersipan dan akses adalah :
1.     Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali
2.     Sistem berkas dan Akses adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.
3.     Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file
4.     Secara lebih spesifik pengersipan dan akses berhubungan dengan : 
  •   Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama
  •   Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau keseluruhan
  • Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file.

Bentuk atau representasi dari data ada 2 yaitu :
1.      Data Logik (Data rancangan), yaitu data yang hanya baru menjadi sebuah rencana data di level konseptual. Misalnya penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain.
2.      Data Fisik, yaitu data yang sudah jadi, data yang merupakan hasil terakhir dari data logic yang biasanya disimpan dalam media penyimpanan.

Klasifikasi Data dibagi menjadi 3, yaitu :
1.      Data tetap, yaitu data yang tidak mengalami perubahan-perubahan, bersifat tetap dan biasanya dalam melakukan perubahan membutuhkan waktu yang lama.
2.      Data tidak tetap, yaitu data yang mengalami perubahan secara rutin dan sukar untuk diprediksi karena sifatnya yang berubah-ubah.
3.      Data yang bertambah menurut waktu, yaitu kelompok data ini biasanya merupakan gabungan data tetap dan data tidak tetap.

Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam system berkas :

Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.
Elemen data : salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.
Item Data : Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.
Entitas : ekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll
Attribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll
Field : Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data, atau seuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses.
Record : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.
File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas
Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.

Operasi Berkas
Cara memilih organisasi berkas tidak terlepas dari 2 aspek utama yaitu :
1.      Model Penggunaannya, ada 2 cara :
  • Batch, yaitu suatu proses yang dilakukan secara kelompok
  • Iteratif, yaitu suatu proses yang dilakukan secara satu persatu yaitu record per record.
2.      Model Operasi Berkas, dibagi menjadi :
  • Creation (membuat), ada 2 cara :
  1. Membuat struktur berkas lebih dahulu dan menentukan banyaknya record, baru kemudian reecord-record dimuat ke dalam berkas tersebut.
  2. Membuat record dengan cara merekam record per record
  • Update, pengubahan isi dari berkas diperlukan untuk menjaga berkas itu tetap up to date. Ada 3 bagian dalam proses update :
  1. Penyisipan dan penambahan record
  2. Perbaikan record
  3. Penghapusan record

  • Retrieval, pengaksesan sebuah berkas untuk tujuan mendapatkan informasi. Menurut ada tidaknya persyaratan retrieval dibagi menjadi 2 yaitu :
  1. Comprehensive Retrieval, yaitu proses untuk mendapatkan informasi dari semua record dalam berkas. Contoh : Display All, List Nama
  2. Selective Retrieval, yaitu mendapatkan informasi dari record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh : List for Gaji = 70000.

1.      Maintenance ( perbaikan )
Perubahan yang dibuat terhadap berkas dengan tujuan memperbaiki program dalam mengakses berkas tersebut. Ada dua cara yaitu :
  • Restructuring (Perubahan struktur berkas), misalnya panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record diubah, dll. Perubaahan ini semua tidak mempengaruhi operasi berkas.
  •  Reorganisasi, perubahan organisasi berkas dari organisasi yang satu menjadi organisasi berkas yang lain. Misalnya :
  1.   Dari organisasi berkas sequensial menjadi berkas sequensial berideks
  2. Dari langsung (direct) menjadi sequensial (berurutan)

KESIMPULAN

         Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam Sistem Operasi. 

Terdapat dua bagian penting dalam sistem berkas, yaitu:
1.      kumpulan berkas, sebagai tempat penyimpanan data, serta
2.      struktur direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem 

         Berkas adalah kumpulan informasi berkait yang diberi nama dan direkam pada penyimpanan sekunder.
Atribut berkas terdiri dari:
1.      Nama; merupakan satu-satunya informasi yang tetap dalam bentuk yang bisa dibaca oleh manusia (human-readable form)
2.      Type; dibutuhkan untuk sistem yang mendukung beberapa type berbeda
3.      Lokasi; merupakan pointer ke device dan ke lokasi berkas pada device tersebut
4.      Ukuran (size); yaitu ukuran berkas pada saat itu, baik dalam byte, huruf, ataupun block
5.      Proteksi; adalah informasi mengenai kontrol akses, misalnya siapa saja yang boleh membaca, menulis, dan mengeksekusi berkas
6.      Waktu, tanggal dan identifikasi pengguna; informasi ini biasanya disimpan untuk: – pembuatan berkas – modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas, dan – penggunaan terakhir berkas 

Operasi Pada Berkas:
1.      Membuat sebuah berkas
2.      Menulis pada sebuah berkas:
3.      Membaca sebuah berkas
4.      Menempatkan kembali sebuah berkas
5.      Menghapus sebuah berkas
6.      Memendekkan berkas

Metode Akses:
1.      Akses Berurutan
2.      Akses Langsung
3.      Akses menggunakan Indeks

Operasi Pada Direktori
Operasi-operasi yang dapat dilakukan pada direktori adalah :
1.      Mencari berkas
2.      Membuat berkas
3.      Menghapus berkas
4.      Menampilkan isi direktori
5.      Mengganti nama berkas
6.      Melintasi sistem berkas

Macam-macam Direktori:
1.      Direktori Satu Tingkat
2.      Direktori Dua Tingkat
3.      Direktori Dengan Struktur “Tree”
4.      Direktori Dengan Struktur “Acyclic-Graph”
5.      Direktori Dengan Struktur Graph

Metode Alokasi Berkas:
1.      Alokasi Secara Berdampingan (Contiguous Allocation)
2.      Alokasi Secara Berangkai (Linked Allocation)
3.      Alokasi Dengan Indeks (Indexed Allocation) 

Manajemen Free Space:
1.      Menggunakan Bit Vektor
2.      Linked List
3.      Grouping
4.      Counting

Implementasi Direktori:
1.      Linear List
2.      Hash Table

Sumber:
http://dedenthea.wordpress.com/2007/03/29/mengenal-sistem-berkas-media-penyimpanan-bag-3/
http://terusbelajar.wordpress.com/2008/09/14/pengertian-sistem-berkas/